Biaya Jasa Kontraktor yang Mesti Anda Ketahui

Biaya Jasa Kontraktor yang Mesti Anda Ketahui

November 14, 2018 0 By superadmin

Mungkin pilihan tepat ketika membangun rumah adalah bekerja sama dengan Jasa Kontraktor. Namun, apakah Anda sudah memiliki cukup informasi tentang kontraktor? Informasi yang harus Anda cari yaitu mengenai sistem pembayarannya.

Disini saya akan menjelaskannya.

Sebenarnya ada cara untuk menghitung biaya kontraktor yang tergantung pada spek material, sebab kontraktor akan mengambil keuntungan dari presentase biaya material yang akan digunakan. Lalu, bagaimana untuk mengetahui bahwa kontraktor itu mahal atau murah? Caranya mudah dengan menggunakan Tender.

Tender adalah proses pengajuan penawaran yang dilakukan pihak kontraktor sesuai dengan dokumen. Tender sendiri dilakukan sebagai penyeleksi dan menetepkan calon kontraktor yang akan melaksanakan dan menyelesaikan semua desain sesuai dengan gambaran kerja yang telah disetujui. Tender tak hanya dilakukan untuk mencari kontraktor, akan tetapi juga bisa untuk mencari dan menyeleksi perusahaan pengadaan material bangunan.

Mahal atau murahnya biaya Jasa Kontraktor tergantung pada kerapihan dari pekerjaannya. Kontraktor yang bekerja sangat rapid an bisa selesai tepat waktu biasanya berani memberikan harga mahal. Jadi, Anda perlu melihat-lihat track record dan portofolio kontraktor sebelum memilih. Jangan sampai asal pilih kontraktor yang menawarkan harga murah.

Ada dua cara pembayaran yang paling umum dilakukan di kalangan kontraktor. Pertama yaitu dengan membaginya dalam beberapa tahan atau termin pembayaran. Kedua adalah mempercayakan kontraktor untuk mengelola uang Anda.

Pembayaran Kontraktor Melalui Sistem Termin

Sisitem ini terbagi 4 tahap yang dibayar sesuai dengan perkembangan proyek. Sebelum proyek dimulai, Anda biasanya diharuskan membayar uang muka sebesar 20-31 persen dari nilai kontrak.

Dari pemberian uang muka maka kontraktor akan mulai bekerja. Saat progress sudah mencapai 50%, pembayaran kedua harus dilakukan. Jumlah tahap kedua yang dibayarkan sebesar 30%. Pembayaran berikutnya 20%, harus dibayarkan saat pekerjaan sudah selesai 80%.

Setelah pekerjaan dan bangunan sudah benar-benar selesai, sisa pembayaran 20% harus dibayarkan. JIka ternyata ada pekerjaan yang belum memuaskan, Anda bisa menahan 5-10% dari nilai kontrak sebagai garansi. Garansi ini berlaku selama masa tertentu tergantung pada kesepakatan yang dilakukan sebelumnya.

Kontraktor Sebagai Pengelola Proyek

Sistem pembayaran yang satu ini dikenal dengan sebutan cost and fee. Dalam sistem ini kontraktor hanya bertindak sebagai pengelola proyek saja. Sistemnya tidak seperti pembayaran termin.

Kontraktor yang menggunakan sistem ini, biasanya mengambil 10-20% dari nilai proyek. Sebelum melakukan perjanjian dengan owner, anggaran dan jadwal sudah seharunya disiapkan lebih dulu oleh kontraktor. Dari sini cash flow proyek akan terlihat dan owner akan mengetahui seberapa banyak uang yang harus ia siapkan setiap bulannya. Jumlahnya dapat berbeda-beda tiap bulannya lantaran pekerjaannya pun berbeda.