Metode Pemasangan Waterproofing Membrane

Metode Pemasangan Waterproofing Membrane

November 14, 2018 0 By superadmin

Pada artikel kali ini akan dijelaskan tentang cara pemasangan waterproofing membrane. Maksud dari waterproofing adalah pekerjaan yang biasa dilakukan pada sturktur beton area atap bangunan atau dibawah lantai toilet supaya mencegah terjadinya penetrasi air. Dalam melakukan pemasangan waterproofing diperlukan pengerjaan yang teliti agar tidak terjadi kebocoran lagi di kemudian hari. Untuk mengatasinya, dapat mencoba jasa waterproofing membrane yang paling baik guna mendapatkan hasil terbaik.

 

Cara Pemasangan Waterproof Membrane

Ketika ingin melaksanakan pekerjaan memasang waterproofing, pertama kita memerlukan beberapa alat seperti sikat dan sapu untuk membersihkan permukaan area yang akan dikerjakan. Sedangkan barang lain yang dipersiapkan untuk memasang waterproofing membrane, diantarnya adalah :

  1. Bahan primer coating
  2. Waterproof membrane
  3. Beton screed
  4. Acian halus
  5. Kawat jarring
  6. Dan alat bantu pekerjaan waterproof lainnya menyesuaikan kebutuhan kerja.

Setelah itu jika peralatan yang dibutuhkan sudah lengkap, cara selanjutnya adalah :

  • Membersihkan tempat struktur beton yang akan diaplikasikan waterproofing membrane menggunakan alat kerja yang sudah disiapkan sebelumnya. Terlebih dulu pastikan setiap bidang pada permukan benar-benar bersih.
  • Laburkan bidang permukaan yang akan diaplikasikan dengan primer coating secara merata.
  • Jika sudah, cek kembali laburan primer coating. Apabila belum dipasang dengan tepat, maka harus mengulangnya kembali.
  • Memasang waterproof membrane dengan merata pada seluruh permukaan beton dan sambungan overlap kurang lebihnya 10 cm.
  • Apabila sudah dipasang, lakukan pengecekan kembali terhadap waterproofing membrane.
  • Lakukan tes dengan menggunakan air selama satu hari guna untuk memastikan apakah sudah benar terpasang rapi atau tidak.
  • Bila ketinggian air tak berkurang, sudah dipastikan bahwa tak adalagi kebocoran. Namun sebaliknya bila belum harus memperbaiki ulang bagian yang bocor.
  • Masalah finisingnya bisa menggunakan screed untuk tempat seperti toilet. Sedangkan untuk ruangan gutter atau saluran air, bisa dilapisi dengan menggunakan kawat terlebih dulu, baru kemudian dilanjutkan acian.

 

Jenis Material Waterproofing Yang Sering Digunakan

Setelah mengetahui cara pemasangannya, berikut ini adalah jenis material waterproofing yang sering dipakai, diantaranya :

  1. Waterproofing membrane, umumnya material ini adalah bitumen sheet, atau adhesive bitumen sheet. Tetapi di Indonesia lebih terkenal dengan nama aspal.
  2. Waterproofing coating cementious 2 komponen bersifat rigid atau fleksibel.
  3. Waterproof cementious crystalline 1 komponen
  4. Waterproof acrylic
  5. Waterproof polyurethane atau biasa disebut dengan PU
  6. Waterproof Integral adalah material yang terbuat dari admixture menciptakan beton tahan terhadap air.
  7. Masih banyak yang lainnya termasuk juga dengan bahan dasar epoxy dan polyuria.

Jadi intinya adalah cara pemasangan waterproofing tergantung pada bagunan dan pemilihan jenis materialnya. Cari tahu juga apakah jenis bahan tersebut diproduksi oleh pabrik ternama atau tidak. Kemudian pilih harga yang pas untuk anda di antara merk yang tersedia. Salah satu perusahaan yang memproduksi barang ini dan memiliki kualitas terbaik adalah rekonstruksi.com.